dilemma,~_~

jadi penasaran bakal jadi seperti apa demonstrasi tanggal 28 nanti..
kira-kira bakal jadi seperti demo besar-besaran tahun ’98 nggak yah?
kira-kira bakal benar-benar terjadi reformasi II nggak yah?

meskipun saya belum sempat ikut demo apapun selama satu semester saya menjadi mahasiswa,
(well, sekali pernah, saat aksi kecil-kecilan di fakultas saya.. saat itu seluruh jajaran BEM dan MAPERWA FKM UH menuntut pernyataan kontroversial dari Pembantu Dekan 3 tentang pengkaderan yang tidak diwajibkan bagi mahasiswa baru),
tapi aksi yang benar-benar turun ke jalan seperti yang biasa dilakukan inspirator saya, Soe Hok Gie,
belum pernah benar-benar saya lakukan..

kata senior saya,
mahasiswa baru turun ke jalan berdemonstrasi ketika ada momen yang tepat..
dan salah satunya adalah momen 9 Desember 2009 kemarin dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia.
dan sepertinya aksi yang akan dilakukan tanggal 28 Januari 2010 ini adalah lanjutannya.
rakyat (ataupun pihak-pihak tertentu) merasa tidak puas dengan 100 hari kerja SBY-Boediono,
yaahh,
kalau memang tanggal 28 Januari nanti akan menjadi momen yang paling tepat untuk menggulingkan pemerintahan SBY untuk kedua kalinya,
saya sangat berharap hal itu tidak terjadi.
saya merupakan salah satu fans SBY,
saya memilih dia menjadi presiden dengan segala resiko yang harus saya tanggung di kemudian hari ketika ternyata pilihan saya tidak sesuai di hati rakyat lain.
saya memilihnya dan sepenuhnyapercaya bahwa SBY akan membawa banyak perubahan ke arah yang baik bgi bangsa kita tercinta ini.
oleh sebab itulah,
saya masih 50:50 untuk ikut aksi besar-besaran nanti..
suatu dilema besar,
karena saya juga tidak bisa melupakan begitu saja sumpah mahasiswa yang sudah saya teriakkan dan telah saya camkan pada setiap nadi diri saya.
saya tentu tidak lupa,
bahwa menjunjung tinggi keadilan dan meneriakkan suara kebenaran adalah segalanya bagi mahasiswa,
tetapi saya juga tidak mau menjadi orang munafik,
menjadi orang yang dibenci soe hok gie,
ikut berdemonstrasi, meneriakkan segala teriakan untuk menggulingkan SBY,
sementara saya begitu memuji dan menghormati dia, sang presiden kita tercinta,
saya tidak ingin meneriakkan kata-kata yang hanya akan menghancurkan hati SBY jika memang segalanya belum begitu jelas.
semua tahu,
sebenarnya motif dibalik ini semua juga ada hubungannya dengan kasus Bank Century.
kasus yang sangat memuakkan bagi saya.
tapi saya telah sepenuhnya yakin dan percaya pada SBY,
sehingga rasanya tidak tega untuk ikut turun aksi..
tapi kemudian dimana letak eksistensi saya sebagai mahasiswa jika saya tidak menjalankan tiga fungsi mahasiswa,
agent of change, moral force, dan social control,
sungguh ironis memang..
karena saya telah memilih jalan untuk tidak menjadi mahasiswa yang apatis, atau hedon!

hidup mahasiswa!
SBY, i love you!
hohoho..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s