The Real Alchemist! (Just Like in Harry Potter)

And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.

Beberapa bulan lalu saya membaca sebuah buku berjudul “The Alchemist” karya Paulo Coelho. Buku ini direkomendasikan oleh ma chère, yang katanya penuh inspirasi. Benar, buku ini sangat menginspirasi. Ada banyak quotes yang membangkitkan semangat dan menyadarkan kita akan sesuatu. Buku ini bercerita tentang seorang pemuda penggembala yang sedang mencari harta karun. Di pertengahan jalan, dia bertemu dengan seorang Alkemis (Ahli Alkimia) yang mampu mengubah logam menjadi emas. Orang-orang menganggapnya penyihir, karena mampu menyembuhkan segala penyakit. Kisah perjalanannya sungguh inspiratif. Namun, saat mendekati akhir cerita, ada beberapa hal yang membuat saya bingung. Seperti saat si pemuda penggembala mampu berbicara kepada angin dan matahari, yang menurut saya tidak masuk akal. Seketika, saya meragukan novel ini saat akan berakhir.

250px-The_Alchemist

Source : Wikipedia

Beberapa hari yang lalu, saya kembali membaca buku Harry Potter and The Philosopher’s Stone. Dalam buku pertama Harry Potter ini juga diceritakan mengenai seorang Alkemis bernama Nicolas Flamel, sahabat Professor Dumbledore yang mempunyai Batu Bertuah yang mampu mengubah logam menjadi emas dan membuat Cairan Kehidupan yang mampu membuat seseorang hidup kekal. Setelah selesai membaca buku ini, pikiran saya kembali melayang ke buku The Alchemist. Karena ada satu persamaan mengenai buku ini. Bahwa Sang Alkemis mampu mengubah logam menjadi emas.

Saya pun iseng googling mengenai Alkimia. Saya memilih rujukan Wikipedia sebagai pertimbangan bahwa Wikipedia mungkin sumber yang lebih bisa dipercaya. Setelah membaca hampir keseluruhan artikel, saya kemudian menyesal telah menjudge buku The Alchemist. Ternyata, itu hanya karena saya tidak memahami apa sebenarnya Alkimia itu. Alkimia adalah protosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgikedokteran, mistisisme, dan agama seperti yang ditulis dalam Wikipedia. Fokus Alkimia memang untuk menemukan batu filosof yang mampu mengubah logam menjadi emas dan panacea universal, ramuan atau obat yang mampu menyembuhkan segala penyakit dan memperpanjang umur. Alkimia pada zaman dahulu juga sering dikaitkan dengan sihir karena mengandung mistisme. Dikatakan, bahwa Alkemis juga memiliki ketertarikan pada bahasa yang penuh sandi dan perlambangan. Itulah sebabnya di buku “The Alchemist” sang penulis menceritakan kemampuan si pemuda penggembala yang mampu berbicara pada angin dan matahari dan mampu melihat pertanda-pertanda yang dibahasakan oleh alam. Sungguh luar biasa.

Ada satu hal yang sangat menarik yang saya temukan dalam artikel Alkimia ini. Ada nama Nicolas Flames di dalamnya. Saya sempat terperanjat mendapati fakta kalau Nicolas Flamel, tokoh fiksi dalam buku Harry Potter, ternyata adalah manusia sungguhan yang pernah hidup di dunia. Hanya saja, dia tidak hidup sampai berumur enam ratus tahun seperti di buku Harry Potter. Nicolas Flamel, yang hidup tahun 1330 sampai dengan tahun 1417, juga seorang Alkemis sekaligus Ahli Geodesi. Penemuan terbesarnya adalah probabilitas pengubahan material menjadi emas. Dia pernah menjadi Dekan Fakultas Teknik Universitas Paris, Dekan Sekolah Farmasi Universitas Paris, Rektor Universitas Paris, Menteri Pendidikan Kerajaan Prancis, Walikota Roma, Duta Besar Prancis untuk Vatikan dan masih banyak lagi.

Source : Google

Source : Google

Yang lebih membuat saya terkejut sekaligus senang adalah mengetahui fakta lainnya, bahwa istri dari Nicolas Flamel adalah Dr. Helga Hufflepuff! Yeah! Kalau kamu penggemar sejati Harry Potter (seperti saya!) kamu pasti tahu siapa Helga Hufflepuff itu. Hufflepuff adalah penyihir besar dan salah satu pendiri Sekolah Sihir Hogwarts, dan namanya diabadikan menjadi nama salah satu asrama di Hogwarts.

Brilian sekali J.K Rowling ini. Saya pertama kali mendengar tentang Batu Bertuah (Philosopher’s Stone atau Batu Filosof) dan Nicolas Flamel dari Harry Potter. Saya tidak pernah menyangka kalau Nicolas Flamel (bahkan Helga Hufflepuff) adalah manusia sungguhan, bukan hanya sekedar tokoh fiksi. Saya pernah membaca sinopsis salah satu buku fiksi sejenis Harry Potter berjudul Nicolas Flamel and blablabla (saya lupa judul lengkapnya) di Gramedia. Dalam buku itu si penulis menerangkan bahwa kita pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Nicolas Flamel karena dia merupakan tokoh dalam seri Harry Potter.

Bahkan orang lain pun hanya mengenal namanya lewat buku Harry Potter. Padahal, dia adalah seorang Alkemis terkenal di dunia dan bahkan seorang pejabat di zamannya. Rasanya tidak sia-sia saya menghabiskan masa kecil dan remaja saya dengan membaca buku Harry Potter. Karena ada pengetahuan terkandung di dalamnya, bukan hanya sekedar fiksi belaka. Memanglah pantas kalau J.K Rowling menjadi orang pertama yang menjadi kaya raya hanya dengan menulis buku. Rowling sepertinya punya pengetahuan yang luas mengenai banyak hal. Lihat saja bagaimana dia menamai semua tokoh, benda-benda, mantra dan lainnya dalam bukunya.

Karena itu, rajin-rajinlah membaca. Membaca buku atau artikel apapun. Bahkan dalam buku fiksi sekalipun, kamu pasti akan menemukan pengetahuan. Ada banyak ilmu tercampur didalamnya kalau kamu teliti dan kalau kamu mau meluangkan sedikit waktu untuk sekedar mencari tahu sesuatu yang membuatmu penasaran dalam buku tersebut. Dengan membaca kamu akan tahu betapa luar biasanya dunia ini 😉

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s